PERTALITE

Merupakan bahan bakar gasoline yang memiliki oktan 90 serta berwarna hijau terag dan jernih ini sangat tepat digunakan oleh kendaraan dengan kompresi 9:1 hingga 10:1.

Bahan bakar Pertalite memiliki angka oktan yang lebih tinggi daripada bahan bakar Premium 88 sehingga lebih tepat digunakan untuk kendaraan bermesin bensin yang saat ini beredar di Indonesia. Dengan tambahan additive,Pertalite mampu menempuh jarak yang lebih jauh dengan tetap memastikan kualitas dan harga yang terjangkau.

SPESIFIKASI PERTALITE

Nomor

Number

Karakateristik

Characteristics

Satuan

Unit

Batasan

Limit

Metode Uji

Test Method

Minimal

Minimum

Maksimal

Maximum

1

Angka Oktana Riset

Research Octane Number (RON)

RON

90.0

–

ASTM D2699

2

Stabilitas Oksidasi

Oxidation Stability

menit

minute

360

–

ASTM D525

3

Kandungan Sulfur

Sulphur Content

%m/m

–

0,051)

ASTM D42622/ASTM D4294/ ASTM D5453/ ASTM D7039

4

Sulfur Merkaptan

Mercaptan Sulphur

%m/m

–

0,0022)

ASTM D32237

5

Kandungan Timbal (Pb)

Lead (Pb) Content

g/l

Injeksi Timbal Tidak Diizinkan;

Dilaporkan

Timbal Injection Not Allowed; Reported

ASTM D3237/

ASTM D5059

6

Kandungan Logam

Mental Content

ASTM D3831/ ASTM D5185/UOP391

Mangan

Manganese

mg/l

–

13)

Besi (Fe)

Ferro (Fe)

mg/l

–

13)

7

Kandungan Oksigen

%m/m

–

2,74)

ASTM D4815/ ASTM D6839/ ASTM D5599

8

Kandungan Olefin

Olefin Content

%v/v

Dilaporkan

Reported

ASTM D1319/ ASTM D6839/ ASTM D6730

9

Kandungan Aromatik

Aromatic Content

%v/v

Dilaporkan

Reported

ASTM D1319/ ASTM D6839/ ASTM D6730/ ASTM D5580

10

Kandungan Benzana

Benzana Content

%v/v

Dilaporkan

Reported

ASTM D5580/ ASTM D6839/ ASTM D6730/ ASTM D3606

11

Distilasi :

Distillation :

10% Vol Pengauapan

10% Evaporation Volume

0C

–

74

ASTM D86

50 % Vol Penguapan

50% Evaporation Volume

0C

77

125

90 % Vol Penguapan

90% Evaporation Volume

0C

–

180

Titik Didih Akhir

Final Boiling Point

0C

215

Residu

Residue

%vol

2.0

12

Sedimen

sediment

mg/l

1

ASTM D5452

13

Unwashed Gum

Unwashed Gum

mg/100ml

70

ASTM D381

14

Washed Gum

Washed Gum

mg/100ml

5

ASTM D381

15

Tekanan Uap

Vapor Presure

kPa

69

ASTM D5191/ ASTM D323

Catatan Umum:

  1. Aditif harus kompatibel dengan minyak mesin (tidak menambah kotoran mesin/kerak).
  2. Penanganan (handling) harus dilakukan secara baik untuk mengurangi kontaminasi (debu, air,bahan bakar lain,dll)

Catatan Kandungan sulfur, Kandungan Timbal,Kandungan Logam,Kandungan Oksigen Dan Sulfur Merkaptan:

  1. Bahan 0,05% m/m setara dengan 500ppm.
  2. Batasan 0,002% m/m setara dengan 20ppm.
  3. Tidak ada penambahan sengaja aditif berbasis logamu aditif yang dapat membentuk abu (ash forming).
  4. Bila digunakan oksigenat, jenis ether lebih disukai. Kandungan Bioetanol mengacu pada Peraturan Menteri ESDM No.12 tahun 2015 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri ESDM No.32 Tahun 2008 tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati (Biofuel) sebagai Bahan Bakar Lain. Alkohol erkarbon lebih tinggi (C>2) dibatasi maksimal 0,1% volume. Penggunaan metanol tidak diperbolehkan.
error:Content is protected !!