KAROSENE

Minyak tanah adalah jenis bahan bakar distilat yang tidak berwarna (bening). Penggunaan Minyak Tanah pada umumnya untuk keperluan industri (sebagai pelarut) dan sebagian masih digunakan sebagai bahan bakar di rumah tangga (memasak, penerangan, dll). Keputusan Dirjen Migas No. 17.K/DJM/1999.

Spesifikasi Kerosene

Nomor

Number

Karakateristik

Characteristics

Satuan

Unit

Batasan

Limit

Metode Uji

Test Method

Minimal

Minimum

Maksimal

Maximum

1

Berat Jenis (pada Sulu 15°C)

Specific Gravity (of Temperature 15°C)

kg/m³

–

835

ASTM D1298/ASTM D4052

2

Titik Asap

Smoke Point

mm

15

–

ASTM D1322

3

Nilai Jelaga

Char Value

%m/m

–

0,004

IP 10

4

Distilasi

Distillation

Perolehan Volume pada 200°C Volume Gainst 200°С

Titik Akhir

Final Point

–

% vol

°C

–

18

–

–

–

310

–

ASTM D86

5

Titik Nyala Abel

Abel Flash Point

°C

38.0

–

IP 170

6

Kandungan Sulfur

Sulphur Content

%m/m

–

0,020

ASTM D1266/ASTM D2622/ASTM D4294/ASTM D5433

7

Korosi Bilah Tembaga

Copper Strip Corrosion

merit

Kelas 1

Class 1

Kelas 1 Class 1

ASTM D130

8

Bau dan Warna Odor and Color

–

Dapat Dipasarkan Markatable

Dapat Dipasarkan Markatable

–

Penafian: Spection di atas berlaku saat dicetak, untuk spesifikasi sebenarnya silahkan hubungi Pertamina Patra Niaga.

Disclaimers: The specification valid when printed, for actual specification please contact Pertamina Patra Niaga

Catatan Khusus Untuk Nilai Jelaga Dan Kandungan Sulfur:

  1. Batasan 0,004% m/m untuk Nilai Jelaga setara dengan 40 ppm.
  2. Batasan 0,2% m/m untuk kandungan Sulfur setara dengan 2.000 ppm.

Acuan:

SK Dirjen Migas No. 119.K/18/DJM/2020 tanggal 09 Juli 2020 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Minyak Tanah yang Dipasarkan di Dalam Negeri.

error:Content is protected !!